You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD DKI Minta Sistem Pengelolaan Ancol Diperbaiki
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DPRD DKI Minta Sistem Pengelolaan Ancol Diperbaiki

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi meminta sistem pengelolaan Taman Impian Jaya Ancol diperbaiki. Sebab, pengembangan obyek wisata tersebut saat ini masih terganjal sejumlah persoalan yang terkait dengan pengeloaan.

Banyak lahan di sana yang masih bisa dikembangkan untuk penambahan pemasukan

"Banyak lahan di sana yang masih bisa dikembangkan untuk penambahan pemasukan," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (31/8).

Prasetyo menyebutkan, salah satu persoalan di Taman Impian Jaya Ancol yakni pembagian tempat usaha yang sebelumnya, membuat sejumlah pengusaha di kawasan tersebut berselisih.

Ketua DPRD Yakin Penyempurnaan APBD Tepat Waktu

"Itu tidak baik untuk bisnis di kawasan Ancol. Karena akan merugikan masyarakat yang berwisata ke sana. Pembagian tenant harus adil," ujarnya.

Ia juga menginginkan agar hiburan untuk masyarakat di kawasan Taman Impian Jaya Ancol lebih diperbanyak. Sehingga pengunjung yang datang ke tempat wisata tersebut bisa semakin banyak jumlahnya.

"Kita harap penataan lalu lintas di dalamnya juga diatur. Saya cek terlalu banyak kendaraan yang diputar sana-sini, merepotkan juga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3774 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1910 personAnita Karyati